Saat ini, informasi tersebar begitu cepat dan luas melalui berbagai platform media sosial dan situs web. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu waspada dan cerdas dalam menyaring kabar yang kita terima. Mengapa penting untuk mengonsumsi kabar terpercaya dan fakta yang tepat? Karena informasi yang salah atau tidak akurat dapat menyesatkan dan merugikan kita sebagai individu maupun masyarakat secara keseluruhan.
Menurut pakar komunikasi, Profesor David Crystal, “Mengonsumsi kabar terpercaya dan fakta yang tepat adalah kunci dalam membentuk pemahaman yang benar tentang dunia di sekitar kita. Jika kita terus menerima informasi yang salah, maka pandangan dan keputusan kita pun akan terpengaruh.”
Salah satu alasan mengapa kita harus memperhatikan sumber informasi adalah karena adanya fenomena hoaks dan berita palsu yang semakin merajalela. Menurut survei yang dilakukan oleh Digital News Report, sebanyak 64% responden mengaku sering kali kebingungan membedakan antara berita asli dan palsu. Oleh karena itu, kita harus mampu memilah dan memilih informasi yang benar-benar dapat dipercaya.
Tidak hanya itu, mengonsumsi kabar terpercaya juga berdampak pada pembentukan opini dan sikap kita terhadap suatu isu. Menurut psikolog sosial, Profesor Susan Fiske, “Kita cenderung lebih percaya pada informasi yang diberikan oleh sumber yang terpercaya dan memiliki reputasi baik. Hal ini dapat membentuk persepsi dan sikap kita terhadap suatu topik atau masalah.”
Oleh karena itu, mari kita bersama-sama meningkatkan literasi media dan kecerdasan digital kita. Dengan mengonsumsi kabar terpercaya dan fakta yang tepat, kita dapat menjadi individu yang lebih cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi. Sebagaimana disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, “Kita sebagai masyarakat harus bijak dalam menyikapi informasi yang kita terima. Jangan terpancing emosi dan segera membagikan informasi tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.”
Jadi, mulai sekarang mari kita lebih selektif dalam memilih sumber informasi dan selalu memastikan kebenaran fakta sebelum menyebarkannya. Karena, mengonsumsi kabar terpercaya dan fakta yang tepat bukan hanya penting untuk diri sendiri, tetapi juga untuk kebaikan bersama.